Pages

Subscribe:

Wisbux-PTC

 

menu

Selasa, 24 Juli 2012

Pengenalan Teknologi Game : Beli Game Original Atau Game Bajakan?


Untuk negara negara berkembang, penetrasi game bajakan sangat besar. Banyak gamers lebih suka membeli game bajakan daripada game original. Salah satu alasan terpentingnya adalah game bajakan lebih murah. Tapi benarkah game bajakan lebih murah ?

Harus diakui, game bajakan itu memang lebih murah daripada game original. Sebagai perbandingan, untuk game bajakan dengan 2 DVD bisa kita beli dengan harga 60.000 sampai 75.000 , sedangkan untuk membeli game original kita mesti mengeluarkan dana dari 250.000 sampai 600.000. Tapi apakah pengeluaran game bajakan akan lebih murah dari game original ?
Ligagame pernah mengadakan survey ke sekitar 200 hardcore gamers yang biasa menyisipkan waktu lebih dari 3-5 jam per hari hanya untuk memainkan game. Hasil survey ternyata membuktikan kebalikannya.

Pemain game original ternyata dalam 1 tahun mengeluarkan dana yang lebih sedikit daripada pembeli game bajakan. Kenapa bisa begitu ? Bukankah game original jelas jelas jauh lebih mahal dari game bajakan ?

Dari 200 gamers, yang ditanya oleh pihak ligagame, dimana sebagian dari mereka adalah pembeli setia game original dan pembeli setia game bajakan, hampir semuanya memberikan jawaban yang sama.

Fakta pembeli game bajakan:

Karena merasa game bajakan itu sangat murah, mereka tidak terlalu memikirkan lagi dalam membeli game game terbaru. Sebagian orang sekali datang ke toko bajakan bisa membeli hingga 2-3 games. Sebagian hanya membeli 1-2 games. Sebagian bisa membeli 1-2 kali sebulan, dan sebagian bahkan bisa membeli hampir setiap minggu, jika melihat ada game terbaru.

Alasan harga yang murah itulah, yang menyebabkan mereka sering membeli game. Ada yang bahkan telah memiliki semua jenis game yang ada di pasaran.

Dari hasil survey, ada proporsi yang cukup besar dari pembeli, yang hanya memainkan satu game saja, walaupun mereka membeli 3 game sekaligus. Bahkan ada yang terlalu seringnya membeli game bajakan, sebagian dari game yang mereka beli belum diinstall ke dalam komputer.
Ada juga yang mengatakan bahwa, meng-install semua game, tapi hanya memainkan 1 game saja, sedangkan game yang lainnya, hanya dicoba coba saja, atau dipinjamkan ke teman.
Untuk setiap game yang mereka beli, kadang kadang hanya dimainkan selama 1-2 minggu, terus berganti lagi memainkan game yang terbaru. Dengan terlalu banyaknya game yang jatuh ke tangan mereka, maka tidak cukup waktu untuk memainkan semuanya hingga finish. Setiap menginstall game baru, mereka akan melupakan yang lama, dan memainkan yang baru.

Rata rata pengeluaran para pembeli game bajakan, dengan asumsi membeli 2 games bajakan perbulan selama 1 tahun adalah sebesar 1.680.000 , dan asumsi membeli 4-5 games bajakan perbulan adalah lebih dari 4 juta per tahun.
Karena membeli gamenya tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap, maka pengeluaran 4 juta pertahun hampir tidak dirasakan.

Fakta pembeli game original:

Dengan harga game original yang selangit, mereka sangat pilah pilih dalam membeli game.
Sebelum membeli suatu game, mereka membaca dulu di internet, atau menanyakan dulu kepada teman, apakah game dengan judul yang satu ini, enak dimainkan atau tidak.
Jika dirasakan bahwa mereka menemukan game yang layak mereka beli, maka pembeli game original ini baru mencoba mencari cara untuk membeli game original tersebut. Karena harganya yang mahal, sebagian dari mereka bahkan menyisipkan uang jajan hingga 1 bulan, agar dapat membeli game original tersebut.

Dan fakta yang menarik adalah, para pembeli game original ternyata memainkan game yang mereka beli itu dalam waktu yang sangat lama. Hal ini dikarenakan mereka sudah mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar untuk satu game, sehingga tidak puas jika tidak dimainkan hingga finish. Bahkan banyak yang memainkan hingga finish secara berulang ulang. Dan banyak pula yang memainkan 1 game selama setengah tahun atau 1 tahun.

Pembeli game original ini juga mengatakan mereka lebih puas, karena mereka bisa memainkan gamenya secara multiplayer dengan pemain pemain dari luar negeri.
Keasyikan bermain dengan gamers luar negeri inilah yang menyebabkan mereka tidak bosan dengan gamenya walaupun sudah dimainkan dalam waktu yang cukup lama.
Rata rata, pembeli game original hanya membeli 1 hingga 2 game saja selama setahun, karena harganya yang mahal. Total dana yang mereka keluarkan selama 1 tahun kurang dari 1 juta rupiah.

Kesimpulan:

Dari fakta fakta di atas, kira kira siapa yang mengeluarkan dana yang lebih besar untuk membeli game selama setahun ?
Jawabannya adalah pembeli game bajakan. Ironis bukan ? pembeli game bajakan yang murah pada akhirnya mengeluarkan uang yang lebih banyak daripada pembeli game original yang mahal.

Walaupun pembeli game bajakan memiliki kesempatan untuk memainkan hampir semua jenis game yang ada, tapi rasa puas tetap berada di tangan pembeli game original, karena mereka mendapatkan keasyikan yang lebih dari game original yang mereka beli. Banyak fasilitas atau fitur yang bisa didapatkan di game original tapi tidak bisa didapatkan dari game bajakan.

Survey dan fakta ini bisa dijadikan pertimbangan bagi para gamers dalam memilih membeli game.

Survey ini dilakukan dan ditulis oleh: Eddy Lim (Ligagame)

Sumber :

Pengenalan Teknologi Game : 5 Game keren yang patut anda coba di Android


Ada 5 game yang patut anda coba di android anda, game ini berada di tingkat paling atas di kategori game pada google play.
Setidaknya ada lima games teratas yang wajib Anda coba. Mereka antara lain Avatar Fortress Fight 2, Angry Birds Space, Track My Train, Ice Age Village, dan Gun & Blod.

1. Avatar Fortress Fight 2

Dikembangkan oleh TopGamee, Avatar Fortress Fight 2 telah diunduh lebih dari 1 juta kali. Game ini memiliki rating 37.386. Avatar Fortress Fight 2 mendukung Android 1.6 ke atas. Penggemar serial animasi Avatar wajib mengunduh game ini.

2. Angry Birds Space
Dikembangkan oleh Rovio Mobile Ltd. Sejak diluncurkan game ini telah diunduh dan dinstal di perangkat Android hampir mendekati 50 juta unduhan. Angry Birds Space adalah seri terpadu dari Angry Birds. Angry Birds Space memiliki 60 level dan tingkat kesulitan.
3. Track My Train
Dikembangkan oleh The Game Boss, Track My Train diunduh dan diinstal oleh 100 ribu hingga 500 ribu pengguna. Track My Train mendukung Android di versi 2.1 ke atas. Track My Train adalah sebuah puzzle game yang memindahkan kereta dari jalur satu ke jalur lainnya.
4. Ice Age Village
Tak ada yang meragukan Gameloft sebagai pengembang game mobile. Pun juga dengan game yang satu ini. Ice Age Village telah diunduh dan diinstal oleh 1 juta hingga 5 juta pengguna. Mendukung Android 2.1 ke atas, Ice Age Village memiliki kisah serupa dengan film animasinya di bioskop.
5.Gun & Blood
Dikembangkan oleh FEELINGTOUCH INC, Gun & Blood telah diunduh dan diinstal oleh 1 juta hingga 5 juta pengguna. Gun & Blood mendukung Android di versi 2.2 ke atas. Game ini mendapat rating 38.847 oleh pengguna Google Play. Penggemar game action? Gun & Blood laik untuk dicoba.
Untuk mendownload game ini anda bisa mendownloadnya melalui android dengan fasilitas search engine pada google play dengan mengetikkan nama game teresbut.
referensi :

Selasa, 13 Maret 2012

Pengenalan Teknologi Game

Apa itu teknologi game? mungkin itu hal yang pertama kali saya tanyakan. setelah mencari sana sini memalui media internet. saya dapat mensimpulkan bahwa game dalam bahasa inggris adalah permainan, jadi teknologi game adalah sebuah teknik untuk membuat sebuah permainan yang bersifat digital, atau sering di sebut Video game. di jaman sekarang sudah tidak asing lagi video game di kalangan masyarakat. video game ini saling berinteraksi antara manusia dan mesin dimana kita akan terbawa kedalam susasana game tersebut ketika kita memainkannya. untuk lebih lanjut menjelaskan pengertian game bisa klik link di bawah sini.

http://id.wikipedia.org/wiki/Permainan_video

Bahasa pemrograman game

Banyak sekali bahasa pemrograman yang mampu menciptakan sebuah game, tetapi biasanya seorang pemrograman game lebih suka menggunakan bahasa pemrograman :
1.  Bahasa C++

C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix

2. JAVA

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal.
Lebih lanjut tentang Java

3. PHP, HTML, JavaScript

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
Lebih lanjut tentang PHP

Teknik yang harus di perhatikan dalam membuat sebuah game

1.     Pre-Production

Fase awal perkembangan game sering ditandai oleh rendahnya kualitas grafis. Hal ini benar terutama dari berbagai permainan prototipe. Produsen game bekerja selama pra-produksi yang umumnya terkait dengan perencanaan jadwal, anggaran & perkirakan tugas dalam tim. Melakukan produser ini bertujuan untuk membuat rencana produksi yang padat sehingga produksi dapat dimulai bila diperlukan tanpa penundaan.

2.     Production

Produksi mainstream biasanya didefinisikan sebagai periode waktu ketika proyek sepenuhnya dikerjakan. Programmer menulis banyak kode baru, artis game mengembangkan aset permainan seperti sprite, unsur permainan model 3D. Sound insinyur mengembangkan efek suara dan komposer musik untuk mengembangkan game. Desainer menciptakan tingkat lanjutan dan kenyamanan mata saat memainkan game tersebut dan penulis menulis dialog untuk cutscenes dan NPC.

Sementara itu, desainer game menerapkan dan memodifikasi desain game untuk mencerminkan visi sebuah game. Fitur dan level seringkali dihapus atau ditambahkan. Gaya seni yang ada bisa dikembangan dan backstory mungkin dirubah. Platform baru mungkin saja menargetkan game dengan demografis baru. Semua perubahan ini harus didokumentasikan dan tersebar ke seluruh tim. Sebagian besar perubahan terjadi sebagai pembaruan dokumen desain.

Dari sudut pandang waktu, level pertama dari game bisa memakan waktu yang lama untuk dikembangkan. Sebagai desainer dan artis menggunakan alat-alat untuk membangun level, mereka meminta fitur dan perubahan yang lebih cepat dan memungkinkan untuk pengembangan dengan kualitas yang lebih tinggi. Memperkenalkan fitur baru dapat menyebabkan level lama menjadi usang, sehingga level awal bisa dikembangkan berkali-kali. Karena lingkungan dinamis pada pengembangan game, desain level awal dapat juga berubah seiring berjalannya waktu. Hal ini tidak jarang menghabiskan lebih dari dua belas bulan pada satu level game yang dikembangkan selama 3 tahun. Level selanjutnya dapat dikembangkan jauh lebih cepat sebagai set fitur yang lebih lengkap dan visi permainan yang lebih jelas dan lebih stabil.

3.     Testing (pengujian)

Staf pengujian paling banyak diandalkan pada akhir proyek karena mereka tidak hanya perlu untuk menguji fitur baru yang ditambahkan, level dan perbaikan bug, tapi mereka juga perlu melakukan pengujian regresi untuk memastikan bahwa fitur-fitur yang telah ada ditempatnya selama berbulan-bulan bisa beroperasi dengan benar. Hal ini juga sering ketika fitur dan level sedang selesai pada level tertinggi, sehingga ada lebih banyak materi baru yang akan diuji daripada waktu lainnya dalam proyek. Pengujian regresi merupakan salah satu tugas paling penting yang dibutuhkan untuk pengembangan software yang efektif.

4.     Penyelesaian

Setelah game dibuat, beberapa developer akan memberikan waktu kompensasi untuk anggota tim (mungkin sampai satu atau dua minggu) untuk mengkompensasi lembur dalam menyelesaikan permainan, meskipun kompensasi ini bukanlah suatu standar.
5.     Pemeliharaan

Konsol game dulu dianggap 100% lengkap sehingga tidak mungkin adanya masalah atau bug. Namun, dengan pengenalan konsol yang bisa online seperti Xbox 360, PlayStation 3 dan Wii sebagian besar game menerima patch dan perbaikan setelah karena adanya bug dan masalah-masalah kecil, seperti game komputer.

Sementara konsol game dapat dikembangkan untuk kumpulan komponen yang berhingga, game komputer dapat memiliki konflik dengan berbagai konfigurasi hardware pengguna. Developer mencoba untuk menjelaskan konfigurasi yang paling umum, tetapi tidak dapat mengantisipasi semua sistem permainan yang mungkin mereka coba. Hal ini merupakan penerapan umum untuk pengembang game komputer untuk merilis patch. Patch ini digunakan untuk dikirimkan kepada pengguna melalui floppy disk, tetapi sekarang umumnya tersedia untuk didownload melalui situs web pengembang.

6.     Durasi

Game modern bisa memakan waktu 1-3 tahun untuk menyelesaikannya. Lamanya suatu pengembangan bergantung pada sejumlah faktor, seperti genre, skala, platform pengembangan dan jumlah aset.

Sebagai contoh, sebuah game puzzle yang sederhana dengan menggunakan grafik 2D akan jauh lebih sedikit memakan waktu untuk dikembangkan daripada game role-playing komputer 3D.

Pertimbangan lainnya adalah penggunaan mesin game middleware. Mengembangkan mesin 3D dari bawah ke atas membutuhkan waktu lebih banyak daripada menggunakan paket middleware yang ada Cots (commercial, off-the-shelf) seperti Gamebryo atau RenderWare. Sebagai contoh, Gas Powered Games mengembangkan sebuah mesin 3D kustom untuk permainan mereka Dungeon Siege. Pengembangannya memakan waktu 3 tahun. Firaxis menggunakan mesin game Gamebryo untuk permainan mereka Sid Meier’s Pirates! yang dikembangkan selama 2 tahun kurang.